5 Film Selain Joker yang Membuat Fans Berdebat

Saya masih sering mengikuti berbagai review film Joker di social media, sebab ini adalah salah satu film favorit yang membekas bagi saya. Namun, engga sedikit diluar sana yang memperdebatkan film ini, baik dari sisi cerita, ketokohan Arthur Fleck sampai pada poin apakah dia layak untuk dapat simpati? Ini menarik, karena film-film besar yang bagus jadi fakta bahwa setiap orang mengambil perspektif diri mereka sendiri dalam menilai sesuatu. Karena perdebatan film Joker ini, saya jadi ingat ada beberapa film yang juga bikin penontonnya saling berdebat.

Inception
Saya adalah salah satu orang dari sekian banyak penonton film Inception yang butuh berkali-kali menonton film ini untuk memahami jalan ceritanya. Inception adalah film mind-blowing yang sangat kompleks. Pertama soal alur cerita yang sangat cepat bergegas dari satu mimpi ke mimpi lain, kedua soal sinematografi dengan effect-effect gila yang membuat penonton semakin sulit memahami. Walau tidak dipungkiri, visual effect ini jadi ikonik dan berkesan banget.

Teori-teori dari fans yang menjadi perdebatan adalah soal poin apa yang ingin disampaikan film ini diending? Terutama apakah Dom Cobb yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio berada di dunia yang nyata atau masih terjebak di alam mimpi?

500 Days of Summer
500 Days of Summer dibintangi oleh Joseph Gordon-Levitt dan Zooey Deschanel. Yang paling saya ingat dari film ini adalah soundtrack Sweet Disposition yang selalu terngiang. Film ini melahirkan perdebatan bagi para penontonnya tentang siapa yang salah antara Tom dan Summer? Sampai-sampai setiap kali membahas filmnya kita selalu menemukan hashtag #TeamTom atau #TeamSummer. Pasalnya Summer dianggap sangat kejam karena telah mempermainkan perasaan seorang Tom Hansen yang sudah Ia kencani selama berbulan-bulan. Sebaliknya, seperti narasi yang dibangun diawal oleh dubber, ini bukan film tentang cinta, Summer menegaskan pada permulaan hubungannya dengan Tom bahwa Ia tidak ingin terikat, sebab Ia percaya bahwa cinta hanyalah fantasi.

La La Land
Film La La Land punya ending cerita yang mirip dengan 500 Days of Summer, dimana pemeran utama nyatanya engga serta merta bersatu dan hidup bahagia selamanya. Tapi perdebatan kali ini justru datang dari apakah Filmnya pantas mendapatkan Best Picture pada ajang penghargaan Oscar 2017 lalu. Bermula ketika Warren Beatty mengumumkan bahwa La La Land didapuk menjadi pemenang pada kategori Best Picture yang kemudian diketahui bahwa Ia mendapat amplop yang salah. Sementara yang seharusnya menang adalah Moonlight. Bagi para penggemar La La Land ini adalah kesalahan yang tidak bisa diterima. Sementara banyak pula kritikus yang tidak setuju, film dengan genre musikal ini jadi yang paling banyak mendapatkan penghargaan Oscar di tahun itu.

Titanic
Flaschback ke film yang diproduksi 22 tahun yang lalu, Titanic masih menjadi film yang diperdebatkan dengan teori-teori yang beredar. Sejujurnya, saya tidak pernah menonton film ini full, karena saya nonton melalui TV. Tapi tentu, saya tidak melewatkan adegan antara Jack dan Rose yang kedinginan ditengah-tengah laut, karena itu inti cerita ini. Rose kehilangan Jack yang rela berkorban pada Rose agar Rose tidak mati kedinginan dan tenggelam. Beberapa tahun silam, sebuah teori beredar melalui social media, bahwa sebenarnya Jack masih bisa diselamatkan jika Rose mau membagi ruang di kayu yang mengapung. Dan pertanyaan untuk jawaban ini sebenarnya sudah pernah dijawab oleh sang sutradara James Cameron. (baca)

Film Berdebat
Kenapa Jack tidak ikut kedalam pintu?

Final Season GOT
Yang terakhir akan saya bahas ini bukan film, melainkan sebuah TV series yang setiap tahunnya tayang per season. Final Season Game of Thrones yang merupakan season ke-8 ini banyak sekali menimbulkan perdebatan. Bagi penonton newbie yang baru nonton series secara SKS ditahun ini mungkin tidak terlalu merasakan betapa kecewanya dengan ending GOT yang sungguh dibawah ekspektasi. Tapi bagi para penggemarnya yang sudah menunggu selama dua tahun untuk sampai ke season 8, ini sungguh menyedihkan, bahkan banyak fans yang merasa bahwa D&D harus bertanggung jawab terhadap ending ceritanya. Saya ingat betul, waktu Season 8 memasuki episode dimana white walker berhasil dikalahkan oleh Arya Stark, saat itu saya membicarakannya dengan seorang teman, kami makan di Sari Remaja. We both agree that was very incredible and awesome episode dan tidak sabar menantikan episode selanjutnya yang mana engga perlu diceritain. Tapi, bikin perasaan hampa setelah menontonnya. Wait, is this the real ending?

#movie #recommendation

Leave a Reply