Image Editing Tanpa Photoshop

Photoshop adalah tool populer yang seringkali digunakan untuk melakukan image editing dan digital design lainnya. Tetapi photoshop bukan satu satunya. Jangan sedih jika kamu tidak bisa menggunakan photoshop, sebab saya pun begitu. Bukan saja karena tidak bisa, saya juga tidak berniat menginstall software ini untuk menghindari laptop saya berubah menjadi kompor (maklum laptop jadul).

Jadi ketika seorang teman SMA meminta saya untuk melakukan beberapa perubahan terhadap foto keluarganya, meskipun ragu ragu karena saya sudah lama tidak bermain dengan image editing, saya lalu bilang ke dia “gue coba dulu ya”.

Saya hanya menggunakan software design yang memang dipakai sehari-hari, yaitu Adobe Illustrator dan sebuah image editor online, Pixlr. Mari kita mulai breakdown apa apa saja perubahan yang saya aplikasikan terhadap foto di bawah ini.

Raw material
  • Menghilangkan masker dan menyelaraskan warna sofa

Saya menggunakan tool stemp dan healing brush di Pixlr. Pertama-tama kamu perlu mengimport image yang akan diretouch. Lalu pilih tool “mengubah” dan gunakan sesuai kebutuhan antara stemp dan healing brush. Healing brush digunakan untuk menambal atau memperbaiki objek yang diinginkan. Stemp tool sebetulnya punya fungsi yang sama, tetapi sumber tambalannya bisa kamu sesuaikan/pilih.

image editing

Gambar di bawah ini adalah hasil dari menggunakan tool di pixlr, meskipun belum nampak perubahan pada warna sofa, tetapi saya menggunakan metode yang sama seperti saat menghilangkan masker yang menyantol di leher kedua bapak dalam foto ini. Lihat perubahannya.

Masker telah dihilangkan
  • Mengubah background

Teman saya ingin background dalam foto ini diubah seperti layaknya background studio. Jadi saya menggunakan pen tool di AI untuk menyeleksi setiap objeknya. Dan menambahkan latar belakang abstrak seperti halnya backdrop foto keluarga di studio.

image editing
pen tool selection
Taraa ini adalah hasilnya

Setelah berhasil mengganti background, saya kembali lagi ke pixlr untuk menyelaraskan warna dengan memainkan brigtness, contrass, vibrance, dan sesekali mencoba filter. Saya tidak hapal apa saja yang saya terapkan. Prinsipnya adalah membuat warna antara foto dan latar belakang lebih menyatu. Meski sepertinya masih agak kureng ya. Well kurang lebih begitu si.

PS: memang tahapan saya agak muter muter dari pixlr ke AI ke pixlr lagi, padahal sebetulnya bisa hanya dua step saja. Ini karena teman saya awalnya hanya ingin menghilangkan masker, tetapi kemudian nambah permintaan ingin mengganti background. Demikian. hehe

Telusuri topik lain tentang design: UX Indo Website Re-design

Leave a Reply