Kita Sama

Kita sama lemahnya dan sama kuatnya.
Kata-kata ini selalu saya percayai sebagai bentuk batasan terhadap ekspektasi ke manusia lain. Sefavorit apapun dan sehijau apapun rumput tetangga. Paling tidak, ini dapat memberikan pengertian pada diri sendiri untuk tidak meninggikan dan merendahkan orang lain.

Baru-baru ini ada satu alasan yang saya ketahui tentang bagaimana seorang teman kecewa pada temannya yang lain. Saya dapat mengerti dan memahami sakit hatinya. Tapi saya tidak bisa mencegah diri saya untuk heran mengapa orang sekuat dia bisa sekecewa itu. Bahkan yang paling sering menyakiti dengan kata-kata, bisa juga tersakiti dengan kata-kata. Yang selalu memberi motivasi seringkali membutuhkan motivasi juga.
Karena memang kita semua sama. Sama-sama lemah dan sama-sama kuat.

Leave a Reply