Penerbang Roket

Malam ini saya mendengar secara random lagu-lagu dari kelompok penerbang roket (KPR), membawa saya seperti dalam perjalanan di sebuah land rover yang melewati Hawkins, Indiana (I miss stranger things 🙁 ). Penerbang Roket menyajikan musik bernuansa rock 70-80an ke dalam aransemen dan vokal dari setiap lagu-lagunya. Saya tidak terlalu paham liriknya karena tidak terlalu jelas didengar, tapi keseluruhan musik mereka sangat layak dinikmati.

Kelompok Penerbang Roket
Album Galaksi Palapa dari Kelompok Penerbang Roket

Setelah ditelusuri, barulah saya tahu bahwa karya-karya KPR banyak menggaungkan tentang kritik sosial dalam setiap baitnya, antara lain: Target Operasi, Ironi, Dimana Merdeka, dan masih banyak lagi. Bukan hanya musik, konsep band dengan 3 personil ini untuk menunjukkan eksistensi juga menarik. Selain lagunya sendiri, artwork dalam album Galaxy Palapa sangat bagus (album ini dinobatkan sebagai pemenang untuk kategori Album Rock Terbaik dalam ajang AMI Awards 2019). Mereka juga mengelola merchandise yang dinamakan sebagai Berita Angkasa Music Store. Tidak heran jika para penggemarnya terbilang cukup loyal (referensi:teman sendiri), karena merchandisenya dijual dengan konsep sebagus itu.

Kelompok Penerbang Roket menjadi salah satu band dengan cukup banyak penggemar yang membuktikan bahwa ucapan Baskara Putra soal tidak adalagi kawula muda yang mendengar rock (jika benar itu yg dimaksud) sangat tidak relevan, karena musik rock masih berjaya dan punya penggemarnya. Rock adalah peradaban itu sendiri.

#music #recommendation

Leave a Reply