Belajar Dari Mati Lampu : “Never Take Things for Granted”

Mati lampu
Photo by Paolo Nicolello via unsplash

Jakarta, dan banyak kota lainnya di pulau jawa mengalami mati lampu (istilah umum untuk mati listrik) selama 12 jam lebih, dan jadi catatan buruk bagi PLN dan pemerintah. Engga hanya mati lampu, akses komunikasi juga sangat terbatas. Meski begitu, ada kabar gembira yang nunjukin kalo kualitas udara di Jakarta justru membaik setelah mati lampu.

Continue reading

Holier Than Thou

Holier than thou berartikan sebagai sikap sok merasa lebih suci. Saya sendiri baru merasa populer dengan idiom ini setahun belakangan. Meski pada tahun 1991, hollier than thou jadi judul sebuah lagu yang dirilis oleh band kenamaan Metallica. Istilah hollier than thou jadi sering dipakai karena relate banget sama keadaan sekarang ini.

Continue reading

Resonation 2018

Saya datang ke Resonation 2018 seorang diri. Ini adalah aktualisasi diri saya pertama dibulan Desember.  Lagi lagi, kalo ingat sudah memasuki bulan terakhir di tahun ini dalam benak saya selalu bilang waktu cepat sekali berlalu ya, engga ada capek-capeknya. Balik ke Resonation 2018, i have no idea at that day waktu pagi-pagi saya sudah tiba di Kasblanka Hall dan melihat banyaknya peserta, what next?  Continue reading

Curiosity Bulan Ini

Berikut adalah bentuk curiosity bulan ini yang engga direncanakan. Biasanya setiap kali ke toko buku sudah tahu buku apa yang mau dibeli. Tapi hari ini, karena niatnya cuma mampir, jadi semuanya serba spontan. Pertama saya lihat deretan buku karya Sir Arthur Conan Doyle, karena novel The Sign of The Four adalah yang paling murah diantara series lainnya, saya engga ragu buat ambil dia dari rak. Belum tahu seberapa misteri petualangan didalamnya. Meski begitu, saya engga ada kata pesimis sama semua cerita tentang Sherlock Holmes. Continue reading

Kecemasan

Tidak banyak aktifitas yang bisa dilakukan selama 15 jam perjalanan dengan Kereta Api. Tidur, bolak-balik toilet, membaca buku saku berjudul 24/365 NARA dan sesekali mengobrol dengan teman sebangku. Beruntungnya saya punya teman ngobrol seorang mahasiswi jurusan psikologi semester 5. Jadilah seru karena topik kita tentang manusia dan segala pemikirannya sebagai objek. Continue reading