Thom Yorke dan Suaranya yang Magis

Thom Yorke
Radiohead- Last Flower

Sejujurnya engga banyak lagu-lagu Radiohead yang saya dengar. Hanya beberapa lagu yang memang hits saja. Tetapi, pertemuan saya dengan lagu-lagu tersebut punya kesan tersendiri, terutama kepada vokalis bersuara magis, Thom Yorke.

Salah satu yang membuat saya merinding adalah lagu last flower. Tidak sengaja, saya dengar lagu ini saat menonton film jepang berjudul Confessions, kemudian saya dengar suara seorang Thom Yorke yang khas. Bukan hanya suara, merindingnya juga ditularkan dari setiap makna lirik lagu Radiohead. Walaupun ada banyak konteks yang sulit dipahami.

Lagu Last Flower, kalau saya tidak salah cerna (referensi dari beberapa situs) adalah lagu tentang penderitaan. Orang-orang yang sedang sekarat dan menderita. Sejalan dengan suramnya film Confessions.

Thom Yorke adalah front-liner dari grup band asal inggris, Radiohead. Ia dikenal dengan suara khas falsetnya. Dilansir dari situs wikipedia (sorry saya percayakan kepada wikipedia hehe), Thom Yorke juga merupakan seorang aktivis untuk perubahan iklim, politik, industri musik, dll.

Salah satu momentum yang dituliskan juga oleh wikipedia adalah saat terjadinya aksi pemboikotan konser radiohead di Israel. Pemboikotan terjadi sebagai penolakan atas pemberlakuan kebijakan apartheid terhadap orang-orang Palestina.

Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Thom Yorke mengatakan bahwa ada beberapa tokoh yang ikut mendesak band tersebut untuk menarik diri dari konser di Israel. Diantaranya Ken Loach dan uskup agung Afrika Selatan Desmond Tutu. “There are people I admire … who I would never dream of telling where to work or what to do or think.” kata Thom.

What do you think about?  #music

Leave a Reply