Tough Must Get Going Through 2020

Sudah tiga hari saya tidak keluar rumah, selain karena alasan social distancing, saya memang sedang sakit. Telinga saya mengalami infeksi pembekakan dan bukan main sakitnya, membuat badan jadi ikut meriang.

Penderitaan rasanya bukan cuma itu, rasa deg degan menghadapi covid-19 juga menyelimuti hari-hari. Sisa tahun ini bikin saya jadi was was dan agak sedikit cemas, bakal gimana ya. Melihat banyak reaksi yang sama dari orang lain atas kekecewaan terhadap sikap pemerintah menangani covid-19, saya merasa it’s totally normal untuk agak insecure sama nasib kita di beberapa minggu lagi, beneran nih kita cuma dianggap angka-angka? Tidak perlu disebutkan sikap pemerintah yang seperti apa, buanyak dan melelahkan membacanya, tapi kalo penasaran silakan baca ini deh.

Ngomongin soal social distancing, buat saya yang engga giat nongkrong-nongkrong, melakukan aktivitas ini sangat mudah, banyak hal menyenangkan untuk mengisi waktu. Dan percayalah, sikap kita ini sangat membantu menekan penyebaran pandemi, sekaligus meringankan beban kerja dari para tenaga kesehatan. Salah satu aktivitas isolasi mandiri dirumah bisa dihabiskan dengan menonton film, berhubung media streaming engga free, (ada sih yang ngasih akses premium gratis, pornhub katanya, tapi masa nonton pornhub si) saya dapat rekomendasi menonton berbagai film dokumenter legal yang bisa diakses melalui https://www.filmsforaction.org/.

Films for action adalah sebuah situs berisi kumpulan film film dokumenter dari berbagai genre. Banyak juga dokumenter yang berisikan pesan bagaimana kondisi environment kita saat ini baik dari sisi hutan, satwa, ekologi, dan juga habitatnya. Tentunya, kita jadi bisa belajar lagi banyak hal.

Belum banyak yang saya lihat, 2 film berikut jadi film pertama yang saya tonton melalui situs ini.

  1. The Superior Human : https://www.filmsforaction.org/watch/the-superior-human/
  2. Healing Forest of India : https://www.filmsforaction.org/watch/healing-forests-of-india/

Selain films for action, film-film dokumenter yang diunggah di channel youtube DW Documentary juga sangat recommended,

Dan yang baru-baru ini saya ikuti, adalah dokumentari dari BBC News. Salah satu kisah yang menyentuh dan banyak mendapat perhatian adalah perjalanan beberapa anak dan pasangan korban bom di Indonesia yang menemui pelaku pemboman. Ini saya tonton di McD Tebet, siang bolong, pengen nangis tapi malu. It’s worth watching.

How about you ? Please give me your recommendation!

Leave a Reply